benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 09 09 at 16.06.02

Persinas ASAD Bengkulu Perkuat Literasi Media, 9 Kader Ikuti Pelatihan Jurnalistik

BENGKULU – Dari gelanggang pencak silat hingga ruang digital, Persinas ASAD Bengkulu terus mendorong kadernya mengembangkan kemampuan. Sebanyak sembilan kader mengikuti Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar yang digelar DPW LDII Provinsi Bengkulu pada 4–6 September 2026 di Gedung DPW LDII Provinsi Bengkulu. Pelatihan ini menjadi langkah untuk memperkuat kemampuan kader dalam mengelola informasi, membuat konten, dan menyampaikan kegiatan organisasi kepada masyarakat secara positif dan bertanggung jawab.

Pelatihan yang mengusung tema “Membangun Jurnalis Muda Berintegritas untuk Mengabarkan Semangat Bumi Merah Putih” tersebut memberikan bekal kepada peserta mengenai dasar-dasar jurnalistik, penulisan berita, fotografi, pengelolaan media sosial, hingga etika dalam menyampaikan informasi di ruang publik.

Ketua Pengprov Persinas ASAD Bengkulu, Triyono, mengatakan kemampuan literasi media menjadi bagian penting dalam pengembangan kader di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

“Kader tidak cukup hanya memiliki kemampuan di bidang olahraga dan organisasi. Mereka juga perlu memiliki kemampuan berkomunikasi dan memahami bagaimana informasi disampaikan kepada masyarakat. Karena itu, kami memberikan kesempatan kepada kader Persinas ASAD untuk mengikuti pelatihan jurnalistik ini,” ujarnya.

Menurut Triyono, perkembangan media sosial memberikan ruang yang luas bagi generasi muda untuk memperkenalkan berbagai kegiatan positif. Namun, ruang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan memilah informasi dan memahami etika dalam membuat maupun menyebarkan konten.

“Kami berharap sembilan kader yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi penggerak literasi media di lingkungan Persinas ASAD Bengkulu. Mereka diharapkan mampu mengabarkan kegiatan organisasi secara menarik, faktual, santun, dan tetap menjunjung tinggi integritas,” tambahnya.

Keikutsertaan sembilan kader tersebut juga diharapkan memberikan dampak setelah pelatihan selesai. Mereka tidak hanya dituntut memahami teori jurnalistik, tetapi dapat menerapkannya dalam mendokumentasikan kegiatan Persinas ASAD, mulai dari aktivitas pembinaan atlet, kegiatan organisasi, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kemampuan mengelola media dinilai semakin penting seiring meningkatnya penggunaan media digital sebagai sarana komunikasi publik. Informasi yang dikemas dengan baik dapat membantu masyarakat mengenal berbagai kegiatan positif Persinas ASAD sekaligus menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda.

Bagi Persinas ASAD Bengkulu, literasi media juga menjadi bagian dari pembentukan karakter kader. Kemampuan menghasilkan informasi yang faktual, santun, dan bertanggung jawab diharapkan berjalan seiring dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai organisasi.

Dengan demikian, sembilan kader yang mengikuti pelatihan diharapkan dapat menjadi penggerak publikasi di lingkungan masing-masing. Bekal jurnalistik yang diperoleh dapat diteruskan kepada kader lainnya sehingga kemampuan komunikasi dan literasi media semakin berkembang.

Melalui langkah tersebut, Persinas ASAD Bengkulu ingin melahirkan kader yang tidak hanya tangguh di gelanggang, tetapi juga mampu berkomunikasi di ruang digital, cerdas menyikapi informasi, serta berintegritas dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.

One thought on “Persinas ASAD Bengkulu Perkuat Literasi Media, 9 Kader Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *