benner website dpw ldii
dsc09966

Enam Kader DPD LDII Mukomuko Ikuti Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar

Mukomuko (11/9) – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, kemampuan memilah fakta dan mengenali hoaks menjadi bekal penting bagi generasi muda. Hal itu mendorong Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Mukomuko mengirimkan enam perwakilan untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar yang digelar DPW LDII Provinsi Bengkulu di Aula DPW LDII Provinsi Bengkulu, 4–6 September 2026.

Pelatihan tersebut diikuti perwakilan DPD LDII dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan jurnalistik sekaligus memperkuat literasi media di lingkungan LDII, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa, S.IP., SKM., M.Si., serta Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar jurnalistik, termasuk pentingnya melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi. Peserta juga diarahkan untuk mampu membedakan fakta, opini, maupun informasi yang belum terverifikasi.

Kemampuan tersebut dinilai semakin penting karena media sosial memungkinkan sebuah informasi menyebar dalam waktu singkat. Karena itu, peserta didorong untuk tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan informasi yang diterima sebelum memastikan kebenarannya.

Namun, literasi media tidak berhenti pada kemampuan menangkal hoaks. Peserta juga dibekali kemampuan untuk menghasilkan informasi yang faktual, berimbang, positif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi LDII, kemampuan jurnalistik juga menjadi sarana untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan organisasi sekaligus menyampaikan kontribusi positif warga LDII kepada masyarakat. Melalui media digital, kegiatan di tingkat kabupaten hingga lingkungan masyarakat dapat dikemas menjadi informasi yang edukatif dan inspiratif.

Ketua DPD LDII Kabupaten Mukomuko, H. Warsito, S.Pd., M.TPd., mengatakan pengiriman enam perwakilan tersebut merupakan langkah awal untuk memperkuat pengelolaan informasi dan pemberitaan LDII di tingkat kabupaten.

“Kami mengirimkan enam perwakilan ini supaya ke depannya ada yang bisa mengelola pemberitaan dan menyampaikan kegiatan-kegiatan positif LDII di Kabupaten Mukomuko,” ujar Warsito.

Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti pada individu yang mengikuti pelatihan. Para peserta diharapkan dapat berbagi pengetahuan dengan anggota lainnya sehingga kemampuan jurnalistik dapat berkembang menjadi kapasitas bersama di lingkungan DPD LDII Kabupaten Mukomuko.

Ke depan, para peserta diharapkan mampu mengambil peran dalam mendokumentasikan kegiatan, melakukan peliputan, serta menyajikan berbagai informasi mengenai aktivitas dan kontribusi positif LDII Kabupaten Mukomuko.

Pelatihan tersebut sekaligus menegaskan bahwa menghadapi hoaks tidak cukup hanya dengan tidak mempercayainya. Diperlukan kemampuan untuk memeriksa, mengolah, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Dengan bekal jurnalistik dan literasi media, generasi muda LDII diharapkan tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu tampil sebagai produsen informasi yang faktual, positif, dan mencerdaskan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *