benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 09 10 at 22.24.57

Warga LDII PAC Mangkurajo Bersama Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jembatan

Lebong, Bengkulu (9/9) – Kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas umum diwujudkan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Mangkurajo dengan bergotong royong memperbaiki jembatan penghubung antarwilayah di Desa Mangkurajo, Kabupaten Lebong, Bengkulu.

Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya bersama masyarakat setempat. Warga LDII PAC Mangkurajo bersama anggota SENKOM Mitra Polri Rescue, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar bahu-membahu memperbaiki bagian jembatan yang mengalami kerusakan.

Jembatan berbahan konstruksi kayu itu menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain menjadi jalur menuju kebun, jembatan tersebut juga digunakan warga untuk mendukung kegiatan ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Ketua PAC LDII Mangkurajo, Suhendra, mengatakan keterlibatan warga LDII dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kami dari LDII PAC Mangkurajo terpanggil untuk membantu. Jembatan ini adalah urat nadi warga. Jika rusak, aktivitas warga terganggu. Ini bentuk nyata kepedulian kami untuk umat dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Suhendra, kegiatan gotong royong juga menjadi bagian dari implementasi nilai pengabdian LDII kepada masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, kata dia, tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Proses perbaikan berlangsung dengan semangat kebersamaan. Material kayu diangkut dan dipasang secara bersama-sama dengan menyesuaikan kondisi jembatan. Warga, perangkat desa, serta unsur yang terlibat saling membantu agar akses tersebut dapat kembali digunakan dengan lebih aman.

Keterlibatan SENKOM Mitra Polri Rescue dalam kegiatan itu turut memperkuat sinergi dalam penanganan persoalan sosial di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa perbaikan fasilitas umum dapat dilakukan melalui kepedulian dan kerja bersama.

Perangkat desa setempat mengapresiasi partisipasi warga LDII, SENKOM, dan masyarakat yang ikut turun langsung memperbaiki jembatan.

“Terima kasih kepada warga LDII dan semua pihak. Gotong royong seperti ini yang harus terus kita jaga,” ungkapnya.

Bagi masyarakat Mangkurajo, perbaikan jembatan tersebut diharapkan dapat kembali memperlancar mobilitas warga. Akses yang lebih aman juga diharapkan mendukung aktivitas masyarakat, terutama bagi warga yang menggunakan jalur tersebut untuk menuju kebun dan menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya menjaga semangat gotong royong. Ketika masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah desa saling bersinergi, persoalan di lingkungan sekitar dapat diupayakan bersama demi kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *