benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 09 10 at 16.19.54

Tangkal Hoaks dan Pererat Persaudaraan, LDII Mukomuko Gelar Pengajian Bersama

MUKOMUKO – Hoaks dan informasi provokatif di media sosial dinilai tidak hanya dapat menyesatkan, tetapi juga berpotensi memicu kesalahpahaman hingga merusak persaudaraan. Menyikapi kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Mukomuko menggelar pengajian bersama dengan mengangkat semangat memperkuat silaturahim dan membangun sikap bijak dalam bermedia sosial.

Kegiatan yang digelar secara daring dan luring tersebut diikuti jajaran Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Mukomuko, Rabu (9/9/2026).

whatsapp image 2026 09 10 at 16.19.54 (1)

Pengajian tidak hanya menjadi sarana meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, membangun komunikasi antarsesama warga, sekaligus mengingatkan pentingnya menyaring setiap informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Mukomuko, H. Warsito, mengatakan derasnya arus informasi di media sosial harus diimbangi dengan sikap kritis dan kehati-hatian. Menurutnya, komunikasi dan silaturahim yang terjaga dapat menjadi benteng menghadapi informasi yang berpotensi memecah belah.

“Saat ini berita bohong sangat mudah diakses dan berpotensi merusak hubungan persaudaraan. Islam mengajarkan kita untuk selalu melakukan tabayyun. Melalui pengajian dan silaturahim, kita mempererat persaudaraan serta saling mengingatkan agar tidak mudah diadu domba,” ujarnya.

Ia menekankan, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan tabayyun, yakni memeriksa dan memastikan kebenaran informasi sebelum mengambil sikap atau meneruskannya kepada orang lain.

Selain tausiah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kegiatan juga diisi dengan pembinaan mengenai pentingnya mengenali informasi yang tidak benar, melakukan penyaringan terhadap konten media sosial, serta tidak mudah terpancing oleh narasi provokatif yang beredar di grup percakapan maupun platform digital.

Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Mukomuko, H. Slamet Riadi, mengatakan pengajian bersama merupakan bagian dari proses pembinaan warga agar tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui pengajian ini, kami berharap warga tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga mampu membentuk pribadi yang tawaduk dan senantiasa berpedoman pada Al-Qur’an dan Sunah,” katanya.

Menurutnya, semangat persaudaraan perlu terus dirawat melalui komunikasi, silaturahim, dan kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, perbedaan informasi maupun pandangan tidak mudah berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

Pengajian bersama tersebut berlangsung khusyuk dan ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian bangsa.

DPD LDII Kabupaten Mukomuko berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari pembinaan warga sekaligus upaya memperkuat ukhuwah, meningkatkan literasi informasi, dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Pesannya sederhana : saring sebelum sharing, tabayyun sebelum percaya, dan perkuat silaturahmi agar hoaks tidak menjadi pemicu perpecahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *