BENGKULU UTARA – Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar pengajian umum secara hybrid di Masjid Hayun Mubarak, PAC LDII Giri Kencana D1, Rabu (7/10/2026) malam. Kegiatan ini diikuti warga LDII dari berbagai wilayah, baik secara langsung maupun daring.
Pengajian berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga lanjut usia, baik laki-laki maupun perempuan. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga LDII di Kabupaten Bengkulu Utara.
Dalam kegiatan tersebut, materi Al-Qur’an disampaikan oleh Ustaz Ciswanto. Selanjutnya, materi Al-Hadits Kitabu Ahkam disampaikan oleh Ustaz Surkiyanto. Rangkaian pengajian kemudian ditutup dengan nasihat agama yang disampaikan oleh Haji Supardi.

Secara luring, pengajian diikuti warga dari PAC LDII Giri Kencana D1, PAC Bukit Makmur D6, dan PAC Bukit Tinggi D2. Sementara itu, warga dari PAC Alas Bangun D4, PAC Fajar Baru K2, PAC Karang Pulau K3, PAC Air Petai K4, dan PAC Karang Tengah K5 mengikuti kegiatan secara daring.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Penasihat LDII Kabupaten Bengkulu Utara, Haji Slamet Riyadi.
Pelaksanaan pengajian secara hybrid memberikan kemudahan bagi warga LDII dari berbagai wilayah untuk tetap mengikuti pembinaan keagamaan meskipun tidak dapat hadir langsung di lokasi. Melalui perpaduan pertemuan tatap muka dan daring, kegiatan dapat menjangkau lebih banyak warga serta memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarwilayah.
Suasana pengajian berlangsung tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan berakhir. Seluruh rangkaian acara diharapkan memberikan manfaat bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Al-Hadits serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pengajian rutin ini, LDII Kabupaten Bengkulu Utara berharap pembinaan keagamaan dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Selain meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah, kebersamaan, dan silaturahmi warga LDII lintas generasi dan wilayah.