BENGKULU (13/9) – Merawat tradisi pencak silat tidak cukup hanya dengan mempertahankan gerakan dan jurus. Bagi Persinas ASAD Kota Bengkulu, tradisi harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus melahirkan pesilat berprestasi.
Semangat tersebut terlihat dalam latihan bersama para pelatih dari berbagai ranting yang digelar di Padepokan Persinas ASAD Beringin Raya, Minggu (13/9/2026). Mengusung tema “Tradisi Jalan, Prestasi Nyala”, kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti dengan penuh antusias.
Latihan tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin. Para pelatih mendapat pembekalan untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat kapasitas dalam membina pesilat di ranting masing-masing.
Materi yang diberikan meliputi pemantapan jurus, teknik dasar pencak silat, hingga metode melatih. Pembekalan itu diarahkan agar para pelatih memiliki kemampuan yang semakin baik dalam menyusun dan menjalankan proses pembinaan secara berkelanjutan.
Pelatih Persinas ASAD, Sarjono, dalam arahannya menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknik bela diri dan penanaman nilai-nilai luhur pencak silat.
Menurutnya, seorang pelatih tidak hanya dituntut menguasai teknik. Lebih dari itu, pelatih harus mampu menjadi teladan dalam adab dan kedisiplinan serta memahami sejarah dan nilai-nilai yang menjadi akar Persinas ASAD.
“Merawat akar tradisi itu wajib. Kita jaga jurus, adab, dan nilai luhur dari guru-guru. Tapi kita juga harus menguatkan prestasi lewat peningkatan kualitas pelatih dan metode pembinaan,” ujar Sarjono saat memberikan pengarahan.
Suasana latihan berlangsung dinamis. Para pelatih mengikuti setiap materi, berdiskusi, dan saling berbagi pengalaman dalam proses pembinaan. Kekompakan juga terlihat melalui yel-yel yang membangun semangat kebersamaan selama kegiatan.
Bagi Persinas ASAD Kota Bengkulu, peningkatan kualitas pelatih merupakan bagian penting dalam membangun pembinaan yang berkesinambungan. Pelatih yang kompeten diharapkan mampu melahirkan pesilat yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat.
Melalui semangat “Tradisi Jalan, Prestasi Nyala”, Persinas ASAD Kota Bengkulu terus menjadikan warisan pencak silat sebagai fondasi pembinaan. Dari padepokan, jurus dipertajam, karakter dibentuk, dan semangat berprestasi terus dinyalakan.