BENGKULU — Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bengkulu Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd., beserta jajaran pengurus harian menghadiri undangan kegiatan Doa Bersama untuk Bangsa dan Launching Wajib Halal Oktober 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu. Doa bersama juga dilaksanakan secara serentak di masjid dan mushala di sejumlah lokasi masing-masing.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama dalam menyikapi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dan membawa duka mendalam bagi masyarakat yang terdampak.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa agar Provinsi Bengkulu senantiasa mendapat perlindungan dan dijauhkan dari berbagai bencana alam.
Doa Bersama di hadiri Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu H. Mian., KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D., Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut dihadiri Ustaz Derry Sulaiman, dan Ustaz Nababan. MUI Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain Dali, M.Pd., Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd., Para pejabat Provinsi Bengkulu, serta para tokoh-tokoh agama.

Dalam sambutan Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan mengatakan, doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon perlindungan bagi Indonesia
Berdoa untuk Indonesia yang kita cintai ini agar Allah jaga Indonesia, jauhkan dari segala kegelapan. Selalu menanamkan rasa cinta, rasa sayang antara sesama. Insyaallah semua akan diijabah oleh Allah jika kita berdoa bersama-sama dan berpasrah kepada Allah,” ujar Helmi Hasan.
Menurut dia, kebersamaan dalam berdoa juga diharapkan dapat memperkuat rasa kepedulian dan kasih sayang antarsesama masyarakat.
Sementara itu, Muhammad Cholil Nafis dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa doa merupakan bagian penting dari ibadah dan menjadi bentuk ikhtiar seorang hamba kepada Allah SWT. Serta mambuka Launching Wabil Halal Oktober 2026.
“Berdoa itu intinya ibadah. Berdoa itu mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Bengkulu menjadi satu-satunya provinsi dalam perkembangan wajib halal di Indonesia.
Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, turut mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kita sangat bersyukur sekali untuk itu. Mari kita terus meningkatkan doa kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar kita sehat, lancar, rezeki yang barokah,” kata Meri.
Meri mengatakan, doa merupakan bagian penting bagi setiap orang yang beriman. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan doa sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Berdoa itu memang sebuah hal yang wajib bagi orang yang beriman, bagi kita semua. Maka untuk itu, ini harus kita lakukan terus dalam beberapa periode, bahkan bagi kita setiap saat. Setiap habis salat harus kita lakukan terus berdoa sehingga kita selalu ditolong Allah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. Setelah itu, jamaah melaksanakan shalat sunnah Awwabin, yakni shalat sunnah yang dikerjakan antara waktu Maghrib dan Isya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama atau istighasah, shalat Isya berjamaah, serta tausiyah mengenai permohonan ampunan kepada Allah SWT.
Doa bersama tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, perlindungan dari bencana, serta keselamatan masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia.
Semoga semua doa kita dikabulkan oleh Allah SWT
Semoga lancar dan barokah