MUKOMUKO — DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mukomuko menggelar musyawarah pembukaan program arisan umroh dan haji di Masjid Al-Huda, Desa Bumi Mekar Jaya, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Minggu (1/11/2026). Program ini menjadi salah satu upaya membantu warga mewujudkan keinginan menunaikan ibadah ke Tanah Suci melalui ikhtiar bersama.
Kegiatan tersebut diikuti warga LDII dari wilayah Mukomuko dan Ketahun yang berminat mengikuti program arisan umroh dan haji. Musyawarah dilakukan untuk membahas mekanisme pelaksanaan program agar berjalan tertib dan sesuai kesepakatan peserta.

Ketua DPD LDII Kabupaten Mukomuko, H. Warsito, mengatakan program tersebut merupakan respons atas keinginan sebagian warga yang memiliki semangat untuk menunaikan ibadah umroh maupun haji, tetapi menghadapi kendala pembiayaan.
“Dengan diadakannya arisan ini, harapannya keinginan warga untuk beribadah ke Tanah Suci dapat segera terealisasi dengan cara yang lebih ringan dan terencana,” ujar Warsito.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengajian Al-Qur’an dan Al-Hadits yang membahas bab umroh dan haji. Materi disampaikan oleh Muballigh LDII Kabupaten Mukomuko, H. Jalaluddin, yang menguraikan keutamaan serta persiapan dalam menjalankan ibadah ke Baitullah.
Dalam tausiyahnya, Jalaluddin menekankan pentingnya niat yang tulus serta ikhtiar dalam mempersiapkan bekal ibadah.
“Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan Allah. Selain harus punya niat yang lurus karena Allah, kita juga harus ikhtiar mempersiapkan bekalnya. Semoga dengan adanya arisan ini menjadi salah satu jalan ikhtiar kita, sehingga Allah mudahkan langkah kita untuk menjadi tamu-Nya di Baitullah,” tutur Jalaluddin.
Dewan Penasihat LDII Kabupaten Mukomuko, H. Slamet Riadi, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, program arisan menjadi bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam membantu warga mempersiapkan kebutuhan ibadah.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini. Ini adalah bentuk kebersamaan dan gotong royong yang baik. Dengan arisan, yang terasa berat kalau dipikul sendiri menjadi ringan karena kita jalani bersama-sama. Semoga program ini istiqomah, amanah, dan membawa berkah bagi seluruh pesertanya,” ungkap Slamet Riadi.
Setelah pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah bersama untuk membahas dan menyepakati aturan pelaksanaan arisan. Pembahasan tersebut bertujuan memastikan program berjalan secara tertib, transparan, dan berdasarkan kesepakatan bersama.
Melalui program ini, DPD LDII Kabupaten Mukomuko berharap semangat kebersamaan dan saling membantu dapat terus tumbuh di kalangan warga. Arisan umroh dan haji diharapkan menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah ke Tanah Suci.
Alhamdulillah, langkah positif dan penuh manfaat. Melalui musyawarah dan kebersamaan, semoga niat warga LDII Mukomuko untuk menunaikan ibadah Umroh dan Haji segera terwujud. Aamiin.