benner website dpw ldii
dsc09840

Tiga Kader LDII Bengkulu Selatan Ikuti Pelatihan Jurnalistik, Siap Perkuat Publikasi DPD

BENGKULU – Kemampuan mengelola dan menyampaikan informasi menjadi salah satu keterampilan penting di tengah perkembangan media digital. Menyadari hal tersebut, DPD LDII Kabupaten Bengkulu Selatan mengirimkan tiga kader untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar (JMD) yang diselenggarakan DPW LDII Provinsi Bengkulu.

Ketiga kader tersebut yakni Deni Gustiawan, Herven Arnaldo, dan Istimewa Megahaztuti. Mereka mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 4–6 September 2026, bertempat di Aula DPW LDII Provinsi Bengkulu.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 110 peserta yang berasal dari berbagai DPD LDII kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu serta sejumlah organisasi dan lembaga di lingkungan LDII. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang komunikasi, informasi, dan media.

Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa, S.IP., SKM., M.Si. Dalam sambutannya, Nelly menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan dan penguatan literasi digital di Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan bermedia yang baik agar mampu menghadapi perkembangan informasi digital secara bijak dan bertanggung jawab.

“Pembangunan di Provinsi Bengkulu ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen, salah satunya LDII. Melalui sinergi dan penandatanganan PKS penguatan literasi digital ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya semakin bijak dan cerdas bermedia, tetapi juga mampu membentengi masyarakat dari paparan hoaks serta informasi yang menyesatkan,” ujar Nelly.

Selain pembukaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Diskominfotik Provinsi Bengkulu dan DPW LDII Provinsi Bengkulu mengenai penguatan literasi digital.

Para peserta kemudian mendapatkan berbagai materi jurnalistik dari sejumlah narasumber, di antaranya Ketua DPP LDII Bidang Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM), H. Rulli Kuswahyudi, Eko Mugianto, H. Faqihul Soleh, dan Dimas Bimo Darmawan.

Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, penggalian informasi, wawancara, hingga pengemasan informasi untuk media digital. Peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya ketelitian dan akurasi dalam mengolah informasi sebelum disampaikan kepada masyarakat.

Bagi DPD LDII Kabupaten Bengkulu Selatan, keikutsertaan Deni, Herven, dan Mega diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi. Ketiganya diproyeksikan untuk ikut mengambil bagian dalam pengelolaan informasi dan publikasi berbagai kegiatan DPD LDII Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam menghasilkan pemberitaan yang faktual, informatif, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat.

Keberadaan tim jurnalistik di tingkat daerah dinilai memiliki peran strategis dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan organisasi sekaligus menyampaikan aktivitas positif kepada masyarakat. Melalui pemberitaan dan media digital, kegiatan yang berlangsung di lingkungan DPD LDII Kabupaten Bengkulu Selatan dapat dikemas menjadi informasi yang memiliki jangkauan lebih luas.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengisi ruang informasi publik dengan konten yang positif, konstruktif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan bekal pengetahuan dari Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar, tiga kader LDII Bengkulu Selatan diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai bagian dari tim jurnalistik daerah. Tidak hanya mampu menulis berita, mereka juga diharapkan memahami pentingnya ketelitian dalam menggali, memverifikasi, dan menyampaikan informasi.

Ke depan, keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung DPD LDII Kabupaten Bengkulu Selatan dalam membangun publikasi organisasi yang semakin aktif, informatif, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *