benner website dpw ldii
picture777

Perkuat Keimanan, DPD LDII Bengkulu Utara Gelar Pengajian Ibadah Mahdoh dan Ghoiru Mahdoh

BENGKULU UTARA (13/9) – Keimanan tidak hanya terlihat dari seberapa banyak seseorang beribadah, tetapi juga dari bagaimana ia memahami dan mengamalkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam pengajian yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Bengkulu Utara di Masjid Baitul A’la, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Kota Arga Makmur, Minggu (13/9/2026).

Pengajian mengangkat tema “Meningkatkan Keimanan melalui Pemahaman Ibadah Mahdoh dan Ghoiru Mahdoh”. Sebanyak 440 peserta dari beberapa warga PC dan PAC di Bengkulu Utara mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi warga LDII untuk menambah pemahaman keagamaan, khususnya mengenai ibadah mahdoh dan ghoiru mahdoh. Ibadah mahdoh adalah ibadah yang tata cara, waktu, dan ketentuannya telah ditetapkan oleh syariat, seperti salat, puasa, zakat, dan haji. Sementara itu, ibadah ghoiru mahdoh adalah segala aktivitas yang tidak secara khusus ditetapkan tata caranya, tetapi dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai dengan tuntunan agama, seperti bekerja, belajar, membantu sesama, dan menjaga kebersihan. Peserta diajak memahami bahwa ibadah tidak hanya berkaitan dengan amalan yang bersifat khusus, tetapi juga dapat tercermin melalui berbagai aktivitas positif dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua DPD LDII Kabupaten Bengkulu Utara, H. Supomo, S.Pd., mengatakan pengajian tersebut merupakan bagian dari pembinaan keagamaan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus keimanan warga.

“Kami berharap peserta tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, ibadah dapat dilakukan dengan lebih baik dan benar,” ujarnya.

Supomo menjelaskan, ibadah mahdoh merupakan ibadah yang memiliki ketentuan dan tata cara yang telah ditetapkan. Sementara itu, ibadah ghoiru mahdoh mencakup berbagai aktivitas kehidupan yang dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai dengan tuntunan agama.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar masyarakat dapat menempatkan ibadah secara tepat dalam kehidupan.

“Dengan memahami ibadah mahdoh dan ghoiru mahdoh, kita dapat menjalankan ibadah sesuai ketentuan sekaligus menjadikan aktivitas sehari-hari sebagai amal yang bernilai ibadah,” tuturnya.

Melalui pengajian tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi keagamaan, tetapi juga diajak untuk melihat hubungan antara keimanan dan perilaku sehari-hari. Keimanan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan melalui akhlak yang baik, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi antarwarga LDII di Kabupaten Bengkulu Utara. Kehadiran ratusan peserta menunjukkan antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

DPD LDII Kabupaten Bengkulu Utara berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilakukan. Dengan pemahaman agama yang semakin baik, warga diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai keimanan dalam setiap aktivitas, baik dalam beribadah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

One thought on “Perkuat Keimanan, DPD LDII Bengkulu Utara Gelar Pengajian Ibadah Mahdoh dan Ghoiru Mahdoh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *