benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 10 21 at 20.29.21

LDII Bengkulu Bekali Generasi Muda dengan Penguatan Karakter dan Kemandirian

BENGKULU (21/10/2026) — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bengkulu menggelar pembekalan karakter dan motivasi bagi generasi muda di Masjid Al-Huda, Kebun Tebeng, Kota Bengkulu, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00–21.30 WIB ini menekankan pentingnya kejujuran, kemandirian, ketaatan terhadap hukum, serta kesungguhan dalam meraih cita-cita dunia dan akhirat.

Materi disampaikan Romi Iman Sulaiman, S.T., pengurus Pembina Penggerak Generus (PPG) di Bogor. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa generasi muda perlu membangun karakter jujur, bertanggung jawab, dan mandiri sebagai bekal menghadapi masa depan.

Romi juga memperkenalkan prinsip MANTAP sebagai pedoman meraih kesuksesan, yakni Memiliki cita-cita, Arahkan ke dunia dan akhirat, Nyatakan dalam doa setiap hari, Tawakal dan mempersungguh, Amalkan karakter yang baik, serta Perbaiki amal ibadah.

“Kalau ingin sukses, kita harus memiliki cita-cita yang jelas, mengarahkan tujuan untuk kehidupan dunia dan akhirat, serta selalu berdoa. Namun, doa juga harus disertai usaha yang sungguh-sungguh, karakter yang baik, dan perbaikan amal ibadah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan peserta tentang pentingnya mensyukuri rezeki, menerima ketetapan Allah, dan menyadari bahwa kematian merupakan bagian dari kehidupan. Rezeki yang diperoleh hendaknya dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik, termasuk berinfak dan membantu sesama, tanpa melupakan kewajiban serta ketaatan kepada Allah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd. Dalam arahannya, ia mengajak generasi muda untuk tidak menunda kebaikan dan bersikap terbuka terhadap nasihat sebagai bagian dari proses memperbaiki diri.

“Sebagai generasi penerus bangsa, jangan menunda kebaikan. Ketika kita mendapatkan nasihat dari orang lain, hendaknya kita mau menerima, berbalik arah, dan kembali ke jalan yang benar apabila sebelumnya melakukan kekeliruan,” ujarnya.

Meri Sasdi juga menekankan pentingnya memiliki pendirian dan prinsip hidup yang kuat agar generasi muda tidak mudah terbawa pengaruh negatif, melainkan mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan.

“Kita harus menjadi orang yang berpengaruh, bukan orang yang terpengaruhi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LDII Provinsi Bengkulu, H. Hanafi Sutrisno, mengingatkan generasi muda agar memanfaatkan waktu luang dan menjaga kesehatan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Keduanya perlu digunakan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan.

Melalui pembekalan ini, LDII Provinsi Bengkulu berharap generasi muda mampu mengembangkan karakter yang jujur, mandiri, dan bertanggung jawab, serta memiliki cita-cita yang jelas. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan masa depan, menaati hukum, dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *