BENGKULU (18/10/2026) – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Bengkulu melalui Biro Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Keluarga menggelar Beauty Class Syar’i bertajuk “Glow Up Jalur Langit: Cantik di Mata Allah, Anggun di Mata Manusia”, Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPW LDII Provinsi Bengkulu tersebut diikuti Ratusan peserta secara luring dan daring.
Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dan dipandu Devita Mahardilla, S.Sos. Acara diawali dengan sambutan Dewan Penasihat LDII, H. Pino Aspandi, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Ahyar Muttaqin.
Dalam sambutannya, H. Pino Aspandi menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada perempuan, khususnya ibu-ibu dan remaja putri, agar mampu memilih pakaian serta menggunakan riasan dengan tetap memperhatikan ketentuan agama.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi perempuan agar lebih bijak dalam menyikapi tren mode dan kecantikan yang berkembang di masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan Glow Up Jalur Langit ini, diharapkan ibu-ibu dan khususnya remaja putri lebih bisa memilah dan memilih dalam berpakaian dan berhias. Jangan asal mengikuti tren pakaian terkini jika ternyata melanggar aturan agama,” ujarnya.

Bekali Peserta Pemahaman Berhias Sesuai Syariat
Setelah pembukaan, Ustaz Ahyar Muttaqin menyampaikan materi keagamaan mengenai pentingnya menjaga cara berpakaian dan berhias sesuai tuntunan Al-Qur’an dan hadis. Ia mengingatkan peserta agar senantiasa memperhatikan penampilan, perilaku, serta batasan-batasan agama ketika beraktivitas di luar rumah.
Materi tersebut menjadi pengingat bahwa merawat diri dan menjaga penampilan perlu disertai pemahaman agama, sehingga kecantikan tidak hanya dipandang dari sisi fisik, tetapi juga tercermin melalui sikap dan akhlak.
Selanjutnya, Nova Sulasmianti, M.Pd., menyampaikan materi tentang cara berpakaian syar’i. Ia menjelaskan bahwa perempuan tetap dapat tampil cantik, rapi, dan anggun tanpa mengabaikan ketentuan berpakaian dalam Islam.
“Untuk tampil cantik tidak harus melanggar larangan atau aturan agama. Niat pertama berpakaian adalah untuk menutup aurat, baru kemudian memperhatikan nilai kecantikan atau estetika,” jelas Nova.
Menurutnya, pemahaman mengenai tujuan berpakaian perlu menjadi dasar bagi perempuan dalam memilih busana. Dengan demikian, aspek estetika dapat diperhatikan tanpa mengesampingkan prinsip menutup aurat dan menjaga kesopanan.

Praktik Kecantikan yang Tetap Memperhatikan Nilai Islam
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi beauty class yang disampaikan Nelly Agustin dari Wardah. Pada sesi ini, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai teknik merias wajah agar terlihat rapi dan segar dengan tetap memperhatikan prinsip kecantikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Salah satu materi yang dibahas adalah penggunaan kosmetik untuk merapikan tampilan alis. Nelly menjelaskan bahwa merias wajah tidak harus dilakukan dengan mencukur alis, karena tampilan alis dapat dirapikan menggunakan produk kosmetik yang sesuai.
“Makeup tidak harus mencukur alis yang sudah bagus dan Allah berikan. Cukup dengan concealer, sudah bisa membuat alis menjadi rapi,” jelas Nelly.
Sesi praktik ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami bahwa keterampilan merias wajah dapat dikembangkan dengan tetap mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam berhias sesuai keyakinan dan tuntunan agama.

Perkuat Pemberdayaan Perempuan Berbasis Nilai Keagamaan
Melalui kegiatan Beauty Class Syar’i, DPW LDII Provinsi Bengkulu berupaya memperluas edukasi dan pemberdayaan perempuan, khususnya dalam hal perawatan diri, pemilihan busana, serta penggunaan kosmetik secara bijak.
Tema “Glow Up Jalur Langit: Cantik di Mata Allah, Anggun di Mata Manusia” mengandung pesan bahwa kecantikan dan penampilan perlu berjalan selaras dengan ketaatan kepada Allah SWT, kesopanan, dan akhlak yang baik.
Kegiatan yang diikuti 112 peserta secara luring dan daring ini diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri perempuan dalam merawat diri tanpa mengesampingkan nilai-nilai Islam.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, DPW LDII Provinsi Bengkulu berharap perempuan dapat menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, bijak dalam mengikuti perkembangan tren, serta mampu menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan masyarakat.

Alhamdulillah, sukses acaranya. Semoga kaum wanita, terutama warga LDII semakin mantap memahami dan menerapkan cara berpakaian sesuai dengan ” syar’i”.” Cantik di mata Alloh, anggun di mata manusia”.