benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 10 22 at 08.06.26

Kemenag Rejang Lebong Buka Lomba Hari Santri 2026, Ponpes Al-Fathu Jadi Tuan Rumah

CURUP, REJANG LEBONG (21/10/2026) — Semarak Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, diwarnai berbagai perlombaan keagamaan yang diikuti 102 peserta dari 10 pondok pesantren. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong ini dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Fathu, salah satu pondok pesantren binaan DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Al-Fathu, Rabu (21/10/2026), diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ustaz Sidik Bayuni, salah satu pengajar di Ponpes Al-Fathu.

Untuk mengakomodasi antusiasme peserta, perlombaan dibagi ke dalam tiga lokasi, yakni Masjid Al-Fathu, Gedung Serbaguna DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong, dan Aula SMPIT Akhlakul Karimah.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasi Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam Kemenag Kabupaten Rejang Lebong, Suharto; Ketua DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, H. Antoni; serta Ketua Pondok Pesantren Al-Fathu, Sugiono.

whatsapp image 2026 10 22 at 08.10.34

Kasi Binmas Islam Kemenag Rejang Lebong, Suharto, mengapresiasi Ponpes Al-Fathu dan LDII yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Hari Santri melalui perlombaan yang edukatif dan positif. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, yaitu “Menyambung Juang Meraih Masa Depan”.

“Kami dari Kementerian Agama sangat mendukung kegiatan hari ini. Ini sejalan dengan tema Hari Santri tahun ini, ‘Menyambung Juang Meraih Masa Depan’,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingginya jumlah peserta menjadi salah satu pertimbangan panitia untuk membagi pelaksanaan perlombaan ke dalam tiga lokasi agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Ketua DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, H. Antoni, mengaku bangga atas antusiasme para santri yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran 102 peserta dari 10 pondok pesantren menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda Islam.

whatsapp image 2026 10 22 at 08.10.34 (1)

“Apresiasi, 102 peserta dari 10 pondok pesantren di Rejang Lebong berkumpul di sini. Ini silaturahmi akbar santri. Semoga melahirkan generasi Qur’ani,” ujar H. Antoni.

Ia menegaskan, peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat atas perjuangan santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus mengamalkan nilai-nilai keislaman.

“Hari Santri bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk penghargaan negara terhadap perjuangan santri. Melalui lomba ini, kita didik anak-anak kita berakhlakul karimah, cinta Al-Qur’an, dan cinta tanah air,” tuturnya.

Antoni berharap, sinergi antara Kementerian Agama, pondok pesantren, dan organisasi kemasyarakatan Islam dapat terus diperkuat. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan kemampuan, dan penguatan persaudaraan antarsantri.

Sementara itu, Ketua Ponpes Al-Fathu, Sugiono, memberikan motivasi kepada para santri agar terus bersemangat menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Santri adalah benteng moral bangsa. Jadilah santri yang berilmu, berakhlakul karimah, dan mandiri,” pesannya.

Sugiono juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Ponpes Al-Fathu untuk menjadi tuan rumah perlombaan Hari Santri Nasional 2026. Ia mengaku bangga karena pondok pesantren yang masih dalam tahap pembangunan dan memiliki keterbatasan fasilitas tersebut dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan, bahkan terpilih sebagai tempat upacara Hari Santri tingkat Kabupaten Rejang Lebong.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan fasilitas yang tersedia dan berharap dukungan berbagai pihak dapat mendorong kemajuan pondok pesantren ke depan.

“Alhamdulillah, kami merasa bersyukur dan bangga atas kepercayaan ini. Walaupun fasilitas pondok kami masih terbatas dan dalam tahap pembangunan, kami berupaya memberikan yang terbaik untuk menyukseskan kegiatan Hari Santri. Semoga kebersamaan ini membawa manfaat bagi para santri dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan Ponpes Al-Fathu,” ungkap Sugiono.

Berbagai perlombaan keagamaan turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya pidato Islami, tahfidz Al-Qur’an, dan kaligrafi. Para peserta menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta semangat berkompetisi dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya mampu mengembangkan potensi dan prestasi, tetapi juga semakin memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, membiasakan akhlak mulia, serta menumbuhkan semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 pun menjadi momentum untuk meneguhkan peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan karakter, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang religius, berilmu, mandiri, dan siap menyongsong masa depan.

2 thoughts on “Kemenag Rejang Lebong Buka Lomba Hari Santri 2026, Ponpes Al-Fathu Jadi Tuan Rumah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *