benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 04 07 at 10.21.48 (1)

Gubernur Bengkulu Hadiri Pembukaan Munas X LDII, Bahas Evaluasi Organisasi dan Ketahanan Bangsa

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) X di Pondok Pesantren Minhajurosyidin, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2026). Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso menyampaikan bahwa Munas kali ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja LDII ke depan.

Menurutnya, Munas X tidak hanya membahas evaluasi kepengurusan dan penyusunan program umum organisasi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi terkait berbagai isu strategis nasional. Selain itu, forum tertinggi LDII tersebut juga akan memilih kepengurusan baru untuk periode berikutnya.

Dalam sambutannya, KH Chriswanto menegaskan bahwa LDII memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari komponen bangsa untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional. Ia menilai kondisi global saat ini, termasuk konflik di Timur Tengah, menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional, khususnya di sektor pangan dan energi.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang tetap menjaga stabilitas energi di tengah tekanan global. Menurutnya, kebijakan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM patut disyukuri dan perlu didukung dengan kesadaran masyarakat dalam melakukan penghematan energi. Warga LDII pun diajak untuk berperan aktif dalam menjaga efisiensi penggunaan energi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bangsa.

whatsapp image 2026 04 07 at 10.21.48

Pada kesempatan tersebut, Helmi Hasan turut menghadiri secara langsung pembukaan Munas X LDII di Jakarta. Kehadiran Gubernur Bengkulu tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Munas sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan LDII dalam mendukung pembangunan masyarakat serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Helmi Hasan juga hadir sebagai salah satu tamu undangan pada forum tertinggi organisasi tersebut.

Pada Munas X tersebut, KH Chriswanto juga memaparkan delapan klaster pengabdian LDII untuk Indonesia. Delapan klaster tersebut meliputi kebangsaan, dakwah keagamaan, pendidikan, energi terbarukan, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, kesehatan herbal, teknologi digital, serta ekonomi syariah. Ia menilai seluruh sektor tersebut dapat menjadi bentuk kontribusi nyata LDII dalam mendukung pembangunan nasional.

Di bidang pendidikan, LDII menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan umum dan nilai-nilai agama untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Sementara pada sektor energi terbarukan, sejumlah pondok pesantren LDII telah mulai memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Di bidang pangan, LDII juga mengembangkan tanaman sorgum sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

KH Chriswanto berharap Munas X dapat melahirkan kepengurusan yang solid, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global. Ia menegaskan bahwa LDII akan terus berupaya menjadi bagian dari solusi untuk menjaga stabilitas nasional serta memperkuat ketahanan bangsa di berbagai sektor.

One thought on “Gubernur Bengkulu Hadiri Pembukaan Munas X LDII, Bahas Evaluasi Organisasi dan Ketahanan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *