benner website dpw ldii
WhatsApp Image 2025 05 30 At 12.48.14 63d2d768

Ketum DPP LDII Dorong Peningkatan Kurban: Wujud Takwa dan Kekuatan Sosial Umat

Jakarta (30/5) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengajak umat Islam, khususnya warga LDII di seluruh Indonesia, untuk meningkatkan jumlah hewan kurban. Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi.

“Kurban adalah wujud ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Dalam konteks sosial, kurban membangun kekuatan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” ujar KH Chriswanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/5).

Ia menambahkan, ibadah kurban bukan hanya ritual semata, melainkan juga upaya memperkuat kesalehan sosial. “Kurban menjadi ladang pahala sekaligus sarana berbagi. Yang memberi ikhlas, yang menerima bahagia. Ini membentuk kekuatan sosial yang sangat luar biasa,” jelasnya.

Lebih lanjut, KH Chriswanto menekankan bahwa kurban juga berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya para peternak dan pelaku usaha di sektor hewan kurban. “Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, ibadah kurban mampu memberikan stimulus ekonomi, dari peternak, pedagang, hingga distributor,” paparnya.

Sebagai alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Newcastle University, KH Chriswanto juga menyoroti pentingnya kontribusi kurban terhadap peningkatan gizi masyarakat. “Pembagian daging kurban mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting, sehingga ibadah ini juga memberi manfaat nyata untuk kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

KH Chriswanto turut mengapresiasi sistem menabung kurban yang telah lama diterapkan warga LDII. Menurutnya, tradisi ini menjadi solusi cerdas agar semakin banyak warga bisa ikut berkurban. “Di setiap pengajian, panitia kurban menawarkan tabungan kurban. Meskipun nominalnya kecil, dengan frekuensi yang rutin maka hasilnya besar. Ini bentuk keikhlasan dalam ibadah sosial,” katanya.

Tahun ini, DPP LDII mengangkat tema Iduladha: “Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi”. KH Chriswanto berharap, semangat kurban ini bisa mendorong umat Islam untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” ujarnya, mengutip hadits Rasulullah SAW.

Berdasarkan data internal DPP LDII, jumlah hewan kurban warga LDII terus mengalami peningkatan signifikan. Pada 2021 tercatat 39.301 ekor, naik menjadi 42.646 ekor pada 2022. Tahun 2023 meningkat menjadi 47.341 ekor, dan pada 2024 mencapai 50.460 ekor. “Kami berharap, pada 2025 bisa meningkat lagi sebesar 10–20 persen,” ujar KH Chriswanto optimistis.

Provinsi Bengkulu Ikut Berkontribusi

 

Sejalan dengan peningkatan nasional, Sekretaris DPW LDII Provinsi Bengkulu, Erik Rahman Hidayat, menyampaikan bahwa semangat berkurban warga LDII di wilayahnya juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Alhamdulillah, antusiasme warga LDII di Provinsi Bengkulu dalam berkurban terus tumbuh. Baik dari segi jumlah hewan kurban maupun semangat untuk berbagi. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai ketakwaan dan kepedulian sosial telah mengakar kuat,” ungkap Erik.

Ia menambahkan bahwa sistem tabungan kurban yang diterapkan juga berjalan efektif di berbagai kabupaten/kota di Bengkulu, sehingga mendorong partisipasi yang lebih luas dari seluruh lapisan warga LDII.

Dengan peningkatan yang signifikan secara nasional dan daerah, LDII optimis bahwa semangat berkurban menjadi modal penting dalam membangun umat Islam yang kuat secara spiritual, sosial, dan ekonomi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *