Bengkulu, 1 Maret 2026 – Dalam rangka mempererat sinergi dan menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci Ramadan, Polda Bengkulu melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling di Ponpes Al Huda Bengkulu, yang berada di Kompleks DPW LDII Provinsi Bengkulu.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Bengkulu, Rudi Hartono, S.I.K., M.M, tiba dan disambut oleh Ketua DPW LDII Bengkulu Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd, didampingi Sekretaris DPW LDII Bengkulu, Ketua Ponpes Al Huda Bengkulu, Ketua DPD LDII Kota Bengkulu, serta Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Bengkulu.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Isya dan Tarawih berjamaah yang diimami oleh H. Pino Aspandi, diikuti ratusan jamaah yang terdiri dari warga LDII dan para santri. Suasana ibadah berlangsung khusyuk dan penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Binmas Polda Bengkulu.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Dirbinmas Polda Bengkulu beserta rombongan. Ini merupakan kali pertama Dirbinmas Polda Bengkulu mengunjungi warga LDII. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat kerja sama dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa warga LDII secara aktif berperan dalam mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif, termasuk melalui kolaborasi bersama Senkom Mitra Polri dalam bidang keamanan lingkungan dan kebencanaan.
Dalam momentum Ramadan, warga LDII juga mengusung program “5 Sukses Ramadan”, yaitu:
-
Sukses Puasa
-
Sukses Sholat Tarawih
-
Sukses Tadarus Al-Qur’an
-
Sukses Lailatul Qadar
-
Sukses Zakat Fitrah
Program tersebut bertujuan membentuk pribadi yang religius, disiplin, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Selain itu, Ketua DPW LDII Bengkulu turut memaparkan 8 Program Pengabdian LDII untuk Negeri, yang meliputi kontribusi di bidang kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi baru terbarukan. Program tersebut menjadi wujud komitmen LDII dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga harmoni sosial.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Bengkulu, Rudi Hartono, S.I.K., M.M, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kamtibmas, khususnya di era digital.
“Kami mengajak warga LDII untuk berbijak bermedia sosial, karena sliweran konten dimedia sosial itu ratusan fitnah,jangan melihat berita tanpa mengecek suatu kebenaran maka langsung disebarkan maka berbijaklah bermedia sosial” tegasnya di hadapan ratusan jamaah.
Ia juga mengingatkan pentingnya toleransi antarumat beragama. Menurutnya, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), toleransi diartikan sebagai tenggang rasa. “Bagaimana kita tidak ingin diperlakukan tidak baik oleh orang lain, maka kita juga jangan memperlakukan orang lain seperti itu. Dengan tenggang rasa, potensi pelanggaran toleransi umat beragama dapat dicegah,” ujarnya.

Sebagai contoh konkret menjaga keharmonisan, Dirbinmas turut menyinggung aturan penggunaan pengeras suara di masjid dan musala sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022. Aturan tersebut menegaskan bahwa pengeras suara luar digunakan untuk azan dan ikamah (dengan batas maksimal 100 dB), sementara zikir, doa, dan selawat menggunakan pengeras suara dalam. Pengeras suara luar diperbolehkan maksimal 10 menit sebelum Subuh dan pada waktu salat lainnya sesuai ketentuan, guna menjaga keseimbangan antara syiar dan kenyamanan bersama.

Kegiatan Tarawih Keliling ini menjadi momentum strategis memperkuat komunikasi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat. Melalui pendekatan religius dan dialogis, diharapkan tercipta sinergi yang kokoh dalam menjaga Provinsi Bengkulu tetap aman, damai, dan harmonis selama Ramadan maupun seterusnya.