Bengkulu Utara (11/12)— Ketua DPD LDII Kabupaten Bengkulu Utara Supomo, menghadiri undangan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) yang digelar Kesbangpol Kabupaten Bengkulu Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, dengan agenda sosialisasi dan koordinasi terkait aktivitas Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia.
Rakor menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur intelijen dan lembaga keagamaan, antara lain Kasi Intel Kejaksaan Negeri, Kasi Intel Polres Bengkulu Utara, Kasi Intel Kodim, Kepala Kesbangpol Suryadi, S.STP., M.Si., Ketua FKUB H. Damami, S.H., serta Sigit, S.Ag., Kepala TU Kemenag Bengkulu Utara.
Dalam pemaparannya, Kepala Kesbangpol Suryadi menyampaikan apresiasi khusus kepada LDII sebagai satu-satunya organisasi kemasyarakatan yang secara konsisten dan tertib menyampaikan laporan bulanan kepada pemerintah daerah.
“Hanya LDII yang rutin dan tertib menyampaikan laporan bulanan. Ormas lain kami harapkan dapat mengikuti. Bila tidak mampu setiap bulan, dua atau tiga bulan sekali pun tidak masalah. Bahkan kalau tetap kesulitan, minimal satu kali dalam setahun,” ujar Suryadi.
Ketua FKUB Bengkulu Utara, H. Damami, turut menegaskan hal senada. Ia menyebut LDII telah lama dikenal sebagai organisasi yang disiplin dalam penyampaian laporan berkala.
“LDII sudah sejak lama konsisten menyampaikan laporan bulanannya dengan tertib. Ini menjadi contoh baik bagi ormas lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara mengimbau masyarakat dan organisasi untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas aliran atau kelompok yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Ketua DPD LDII Bengkulu Utara, Supomo, menilai kegiatan Rakor PAKEM sangat penting dalam memperkuat harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kegiatan ini diperlukan untuk menambah kerukunan antarumat beragama, meskipun berbeda kepercayaan. Koordinasi seperti ini membantu menjaga suasana kondusif di Bengkulu Utara,” ujar Supomo.
Rakor PAKEM tersebut digelar sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di Bengkulu Utara, khususnya terkait pengawasan aktivitas keagamaan dan aliran kepercayaan.


Alkhamdulillah