benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 08 14 at 15.55.17

LDII Mukomuko Gelar Kerja Bakti Nasional, 100 Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Masjid dan Fasilitas Umum

Mukomuko (14/8). Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan Gerakan Kerja Bakti Nasional 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Mukomuko, Jumat (14/8/2026). Sekitar 100 warga dan pengurus LDII bergotong royong membersihkan lingkungan Masjid Al Manshurin, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko.

Mengusung tema “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial, ukhuwah, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

whatsapp image 2026 08 14 at 15.55.18 (1)

Sejak pagi, warga bersama pengurus LDII membersihkan lingkungan Masjid Al Manshurin, merapikan halaman, serta melakukan perawatan sejumlah sarana ibadah. Sementara itu, kaum bapak dan pemuda LDII melaksanakan gotong royong di lapangan sepak bola dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Manunggal Jaya.

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua DPD LDII Kabupaten Mukomuko H. Warsito, S.Pd., M.T.Pd. melalui Ketua PAC LDII Desa Manunggal Jaya Dedi Setiawan, A.Md.Kep., bersama Kepala Desa Manunggal Jaya, Suyut.

Dalam keterangannya, H. Warsito menegaskan bahwa kerja bakti merupakan bagian dari pembentukan karakter warga agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kerja bakti memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menjaga kebersihan. Ini merupakan latihan pengabdian yang dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika kita mampu peduli terhadap masjid, lingkungan, dan fasilitas umum, insya Allah kepedulian itu akan berkembang menjadi kepedulian terhadap masyarakat dan negeri,” ujarnya.

whatsapp image 2026 08 14 at 15.55.18

Menurutnya, tema “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” mengingatkan bahwa membangun negeri dapat dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan masing-masing.

“Masjid adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat. Karena itu, kebersihan dan kenyamanannya merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kerja bersama, insya Allah hasilnya lebih berkah dan manfaatnya dapat dirasakan jamaah maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua PAC LDII Desa Manunggal Jaya, Dedi Setiawan. Ia menilai kerja bakti menjadi ruang bagi warga untuk bertemu, berinteraksi, sekaligus memperkuat hubungan sosial.

“Gotong royong bukan hanya membuat lingkungan menjadi bersih, tetapi juga mempererat kebersamaan. Dari kegiatan sederhana seperti ini kita belajar bahwa fasilitas umum dan lingkungan sekitar adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Warga LDII, Abdul Syukur, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja bakti memberikan manfaat langsung sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan.

“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini sangat positif. Kami bisa berkumpul, saling membantu dan bersama-sama membuat lingkungan masjid serta fasilitas umum menjadi lebih bersih dan nyaman. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin,” ungkap Abdul Syukur.

Kepala Desa Manunggal Jaya, Suyut, juga menyambut baik pelaksanaan Gerakan Kerja Bakti Nasional tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan warga LDII, tetapi juga seluruh masyarakat Desa Manunggal Jaya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan kerja bakti ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk bersama-sama merawat lingkungan serta fasilitas umum,” ujarnya.

Gerakan Kerja Bakti Nasional 2026 dilaksanakan secara serentak oleh LDII di berbagai daerah di Indonesia. Di Desa Manunggal Jaya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian melalui kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas masyarakat.

Bagi LDII, pengabdian kepada negeri tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan besar. Merawat lingkungan, menjaga kebersihan rumah ibadah, membantu masyarakat, serta membangun budaya gotong royong merupakan kontribusi nyata yang dapat dimulai dari lingkungan masing-masing.

Semangat tersebut menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Melalui Gerakan Kerja Bakti Nasional 2026, warga LDII Manunggal Jaya berupaya menerjemahkan semangat “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” dalam tindakan nyata: bekerja bersama, menjaga lingkungan, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

One thought on “LDII Mukomuko Gelar Kerja Bakti Nasional, 100 Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Masjid dan Fasilitas Umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *