Jakarta (24/8). Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd., bersama Sekretaris Erik Rahman Hidayat dan Ketua Bidang Pemberdayaan Pendidikan Umum, H. Zulkifli Ishak, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III LDII. Salah satu agenda penting Rakornas ini adalah pelaksanaan Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK), sebuah program prioritas dalam “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa.”
SVK mengusung tema “Memahami dan Mengamalkan Pancasila untuk Kebangkitan Nasional 2.0”, yang bertujuan menguatkan nasionalisme generasi muda di tengah derasnya arus revolusi informasi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, yakni Wakil Kepala BPH, Dahnil Anzar Simanjuntak; Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani; serta Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono.
Bahasan dalam SVK antara lain:
-
Politik Pertahanan Indonesia: Strategi Menuju Kedaulatan Nasional Berkelanjutan
-
Menghidupkan Kembali Pancasila sebagai Arah Berpikir dan Bertindak Bangsa Indonesia
Ketua DPW LDII Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd., menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. “Acara ini sangat diperlukan saat bangsa ini, terutama generasi mudanya, mulai memudar rasa kebangsaannya. Internalisasi nilai-nilai Pancasila harus terus digelorakan agar Indonesia tetap kokoh di tengah tantangan zaman,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris DPW LDII Bengkulu, Erik Rahman Hidayat, menilai SVK menjadi sarana efektif untuk menanamkan kembali nasionalisme di kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pemuda LDII. “Kebangsaan bukan hanya slogan, melainkan sikap hidup yang harus dipraktikkan. Dengan sekolah virtual ini, generasi muda bisa lebih memahami bagaimana peran Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa,” jelasnya.
Dengan adanya program Sekolah Virtual Kebangsaan, LDII berharap generasi muda Indonesia mampu menjadi penjaga nilai kebangsaan sekaligus agen perubahan positif dalam mengisi pembangunan nasional.
Semoga LDII bengkulu terus maju aman selamat lancar barokah untuk masyarakat