benner website dpw ldii
pemkab bengkulu tengah tingkatkan literasi keuangan digital melalui edukasi perbankan bagi orga (2)

DPD LDII Bengkulu Tengah Hadiri Sosialisasi Literasi Keuangan Digital dan Pembiayaan Syariah

Bengkulu Tengah — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia menghadiri kegiatan Sosialisasi Edukasi Literasi Keuangan Digital, Produk-produk Bank Bengkulu dan Pembiayaan Syariah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Bidang Ekosusbud Kesbangpol, bertempat di Gedung Pendopo Bukit Kandis Bengkulu Tengah, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M.Si.. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital dan skema pembiayaan syariah di tengah perkembangan teknologi finansial yang semakin pesat.

 

“Masyarakat harus cerdas dan aman bertransaksi digital. Jangan sampai menjadi korban pinjol ilegal dan investasi bodong,” tegasnya.

Sosialisasi yang dimoderatori oleh Kabid Ekososbud Kesbangpol Bengkulu Tengah, Dian Mercy, S.I.Kom., M.I.Kom., dibagi menjadi tiga sesi utama.

Sesi pertama menghadirkan materi Literasi Keuangan Digital oleh OJK Provinsi Bengkulu dengan tema “Waspada Kejahatan Digital dan Investasi Ilegal”. Dalam pemaparannya, peserta diingatkan untuk selalu mengecek legalitas produk keuangan melalui layanan OJK 157 maupun situs resmi OJK.

pemkab bengkulu tengah tingkatkan literasi keuangan digital melalui edukasi perbankan bagi orga (3)

“2L-nya diingat: Legal dan Logis. Kalau tidak terdaftar di OJK dan imbal hasilnya tidak masuk akal, tinggalkan,” ujar narasumber dari OJK.

Pada sesi kedua, pihak Bank Bengkulu memperkenalkan berbagai produk dan layanan digital unggulan daerah, seperti Kredit Usaha Rakyat Daerah serta layanan mobile banking B-Best. Peserta juga diberikan praktik aktivasi QRIS bagi organisasi masyarakat.

Sementara itu, sesi ketiga diisi oleh AMITRA yang memberikan edukasi mengenai pembiayaan syariah berbasis akad murabahah untuk pendaftaran porsi ibadah haji. Dalam pemaparannya dijelaskan prinsip-prinsip syariah yang diterapkan, yakni tanpa riba, tanpa gharar, dan mengedepankan transparansi.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 122 peserta yang terdiri dari organisasi kemasyarakatan dan kreator digital se-Kabupaten Bengkulu Tengah. Hadir mewakili LDII Bengkulu Tengah yaitu Dewan Penasihat, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPD LDII Bengkulu Tengah.

pemkab bengkulu tengah tingkatkan literasi keuangan digital melalui edukasi perbankan bagi orga (1)

Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi literasi keuangan digital sangat penting untuk meningkatkan wawasan masyarakat, khususnya generasi muda dan organisasi kemasyarakatan, agar lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi finansial.

“LDII mendukung penuh program edukasi literasi keuangan digital dan pembiayaan syariah seperti ini. Kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih cerdas, aman, dan terhindar dari praktik keuangan ilegal. Kami berharap sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan ormas dapat terus terjalin demi menciptakan masyarakat yang melek digital dan kuat secara ekonomi,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Kepala Kesbangpol Bengkulu Tengah, Tandri Donin, M.Pd., ME..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *