benner website dpw ldii
whatsapp image 2026 01 10 at 11.32.14

Kunjungi DPP LDII, Staf Khusus Menko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

Jakarta (10/1) — Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi, Irjen Pol (Purn) R. Ahmad Nurwahid, berkunjung ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII), Jakarta, Jumat (9/1/2025).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat silaturahim sekaligus menyamakan persepsi terkait penguatan sumber daya manusia dan peran strategis organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan nasional. Ahmad Nurwahid menyampaikan bahwa kunjungan ini dilatarbelakangi oleh adanya kesamaan visi dan tujuan antara Kemenko PMK dan LDII.

“Ini kunjungan informal, tetapi karena sudah ada satu persepsi, kesannya menjadi seperti formal. Alhamdulillah saya bisa berkunjung ke LDII,” ujarnya.

whatsapp image 2026 01 10 at 11.32.13

Ia menegaskan, kunjungan tersebut juga merupakan bagian dari tugas Kemenko PMK dalam mendukung terwujudnya pembangunan sumber daya manusia unggul, sejalan dengan berbagai program strategis pemerintah yang tengah dijalankan.

“Sejumlah program yang dicanangkan Kemenko PMK ternyata telah diimplementasikan oleh LDII di lapangan, sehingga tinggal memperkuat aspek sinergi dan kolaborasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI itu menyoroti pentingnya penguatan nilai inklusivitas, khususnya dalam komunikasi sosial di tengah masyarakat. Ia mengakui bahwa di ruang publik masih terdapat stigma negatif terhadap LDII yang memerlukan pendekatan sosialisasi secara berkelanjutan dan konstruktif.

“Di luar sana masih ada stigma yang berkembang. Karena itu, diperlukan upaya membangun inklusivitas dan komunikasi sosial yang lebih optimal, apalagi di era digital,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perubahan terhadap tatanan sosial yang telah mengakar membutuhkan proses yang berkesinambungan. Melalui pendekatan yang terukur dan inklusif, proses perubahan tersebut dapat berlangsung lebih efektif tanpa menimbulkan gesekan sosial.

Ahmad Nurwahid juga menekankan pentingnya membangun paradigma kebangsaan yang utuh, tanpa mempertentangkan nilai keagamaan dan kebangsaan. Menurutnya, nilai-nilai agama sejatinya mengandung semangat kebangsaan yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ketika kita bicara agama, di dalamnya juga termasuk kebangsaan. Inilah yang membuat bangsa Indonesia tetap inklusif di tengah keberagaman,” ujarnya.

Dengan berlandaskan Pancasila, silaturahim, serta sinergi seluruh elemen bangsa, ia optimistis Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, terutama dengan peran aktif generasi muda.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyambut baik kunjungan Staf Khusus Menko PMK tersebut. Ia menilai, kehadiran perwakilan pemerintah ini membuka peluang penguatan kerja sama antara LDII sebagai kekuatan sosial masyarakat dengan pemegang otoritas negara.

“Kami adalah kekuatan sosial yang perlu bergandengan tangan dengan pemilik otoritas. Sinergi ini penting agar pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

KH Chriswanto berharap kunjungan tersebut dapat menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam program pembinaan kebangsaan dan penguatan wawasan nasional. Ia menyinggung berbagai inisiatif LDII yang selama ini telah melibatkan lembaga negara, termasuk pelaksanaan Sekolah Virtual Kebangsaan.

“Kami sepakat untuk terus memperkuat sinergi demi pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, berkeadilan, dan berkarakter kebangsaan,” tutupnya.

One thought on “Kunjungi DPP LDII, Staf Khusus Menko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *