Rejang Lebong — 20 November 2025. Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rejang Lebong menggelar Dialog Kerukunan bertajuk “Memperkuat Persatuan dan Solidaritas Keberagaman Dalam Menyambut Hari Natal Dan Tahun Baru 2026”. Kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat Bersama FKUB, Jl. SMKN 02 Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Kamis (20/11).
Dialog tersebut turut dihadiri berbagai tokoh lintas agama, termasuk Ketua DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong H. Antoni, S.I.P, yang mewakili LDII sebagai organisasi masyarakat yang konsisten mendukung persatuan dan harmoni antarumat beragama.

Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., MH. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rejang Lebong selama ini memiliki tingkat kerukunan yang baik dan harus dipertahankan.
“Situasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Rejang Lebong aman dan kondusif,” ujarnya.
Dialog kemudian dipandu oleh Ketua FKUB Rejang Lebong Drs. H. Suhardihirol, M.Pd dengan pembahasan mengenai sinergi lintas lembaga dalam menghadapi dinamika sosial menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Narasumber yang hadir antara lain:
-
Pranoto, S.H., M.Si., Kepala Kesbangpol Rejang Lebong
-
Hendra Mubarok, S.H., Kasi Intel Kejaksaan Rejang Lebong
-
Taufik Hendarman, Kanit Intelkam Sosial Budaya Polres Rejang Lebong
Dalam paparannya, Taufik Hendarman menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga kedamaian di tengah keberagaman.
“Kita harus bisa menjaga kerukunan umat beragama walaupun terdiri dari berbagai macam suku dan agama. Kondisi aman dan kondusif ini harus terus terwujud di tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.
Ketua DPD LDII Rejang Lebong, H. Antoni, S.I.P, menyambut baik dialog tersebut. Ia menegaskan bahwa LDII di tingkat daerah maupun nasional selalu mendukung FKUB, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menjaga suasana damai menjelang hari besar keagamaan.
“LDII terus berkomitmen memperkuat sikap toleransi, menghormati perbedaan, serta menjaga persatuan dalam bingkai NKRI,” ujarnya usai mengikuti dialog.
Kehadiran LDII dalam forum ini menjadi wujud nyata kontribusi organisasi dalam menciptakan Rejang Lebong yang damai, rukun, dan harmonis menuju 2026.
Sukses lancar barokah ldii rejang lebong