benner website dpw ldii
photo 6246499740254145441 y

LDII Bengkulu Ajak Masyarakat Maknai Tahun Baru 2026 dengan Refleksi dan Kegiatan Positif

Bengkulu (31/12) — Pergantian tahun kerap diidentikkan dengan euforia dan perayaan. Namun, di balik momen tersebut tersimpan nilai refleksi, evaluasi diri, serta harapan baru yang perlu dimaknai secara bijak. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan menegaskan komitmennya untuk membimbing umat agar menyambut Tahun Baru 2026 dengan kegiatan yang positif, religius, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

photo 6246499740254145440 y

Hal tersebut disampaikan Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd, dalam talkshow yang diselenggarakan BETV pada Selasa (31/12/2025) dengan tema “Peran dan Kegiatan LDII dalam Menyikapi Pergantian Tahun Baru 2026”.

Pada segmen pertama, Meri Sasdi menjelaskan perspektif LDII dalam menyikapi malam pergantian tahun. Menurutnya, sebagai insan beriman, langkah utama adalah bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat umur, kesehatan, dan kesempatan beribadah yang masih diberikan.

photo 6246499740254145448 y

“Allah SWT berfirman, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’. Rasa syukur ini menjadi fondasi dalam menyambut tahun baru,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa manusia diciptakan semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu, pergantian tahun hendaknya tidak dimaknai dengan hal-hal berlebihan, melainkan sebagai momentum muhasabah dan evaluasi diri, khususnya dalam menunaikan kewajiban ibadah seperti shalat lima waktu.

“Pergantian tahun harus menjadi titik tolak untuk memperbaiki sikap, ibadah, dan amal saleh agar menjadi pribadi yang lebih baik, meskipun tantangan zaman semakin kompleks,” tambahnya.

Pada segmen kedua, Ketua DPW LDII Bengkulu memaparkan berbagai kegiatan LDII Provinsi Bengkulu dalam menyambut Tahun Baru 2026. Seluruh generasi penerus, khususnya kalangan pemuda LDII, diarahkan untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif di masjid dan lingkungan sekitar, seperti pengajian, tausiyah, serta aktivitas edukatif dan kreatif.

“Kegiatan ini dikemas secara menarik agar generasi muda terhindar dari aktivitas negatif. Tidak hanya untuk warga LDII, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar,” jelas Meri.

photo 6246499740254145445 y

Pada segmen berikutnya, Meri Sasdi menjelaskan kontribusi LDII di tengah masyarakat. Ia menyebutkan bahwa dalam Musyawarah Nasional (Munas), DPP LDII menetapkan delapan bidang pengabdian utama untuk bangsa, meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi, serta energi baru terbarukan. Program tersebut bertujuan membangun sumber daya manusia yang profesional religius demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Khusus untuk pembinaan generasi muda, LDII memiliki program Tri Sukses Generasi Penerus (Generus), yaitu berakhlakul karimah, faqih dalam pemahaman agama, serta memiliki jiwa kemandirian. Program ini merupakan investasi jangka panjang LDII dalam membentuk generasi berkarakter, berilmu, dan mandiri, sejalan dengan program pembangunan karakter bangsa.

Menutup talkshow, Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu menyampaikan harapan dan doa bagi masyarakat Bengkulu di tahun 2026.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, melindungi kita semua, serta memotivasi agar Bengkulu semakin maju, makmur, dan sejajar dengan provinsi maju lainnya. Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *