Curup, Bengkulu(21/12) — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Minggu (21/12) sore mengakibatkan Sungai Air Duku meluap dan merendam sejumlah wilayah permukiman warga serta Jalan Lintas Curup–Muara Aman. Beberapa daerah yang terdampak banjir di antaranya Kelurahan Dusun Curup, Kepala Siring, dan Karang Anyar.
Banjir juga berdampak pada fasilitas pendidikan keagamaan di sekitar aliran sungai. Pondok Pesantren Al Fathu yang berada di kawasan terdampak dilaporkan mengalami genangan air yang merendam 11 unit toilet santri dan satu unit dapur pondok. Selain itu, satu rumah warga LDII di sekitar lingkungan pondok pesantren turut terendam banjir.
Ketua DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong, H. Antoni, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat guna penanganan dampak banjir serta memastikan kondisi santri dan warga tetap aman. Ia berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait, baik dalam penanganan darurat maupun upaya pencegahan ke depan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
BPBD Kabupaten Rejang Lebong mencatat tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, banjir merendam ratusan rumah warga dan disertai sejumlah kejadian lain seperti jalan amblas, tanah longsor, serta pohon tumbang di beberapa titik. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri telah diterjunkan ke lapangan untuk membantu evakuasi warga serta pengamanan barang-barang milik masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan di wilayah Rejang Lebong masih tergolong tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir serta tanah longsor.